![]() |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Depan | Berita | Peduli | Komisaris & Direksi | Lokasi Kami | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| KOMODITI |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
PT Perkebunan Nusantara III disingkat PTPN III (Persero), merupakan salah satu dari 14 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Perkebunan yang bergerak dalam bidang usaha perkebunan, pengolahan dan pemasaran hasil perkebunan. Kegiatan usaha Perseroan mencakup usaha budidaya dan pengolahan tanaman kelapa sawit dan karet. Produk utama Perseroan adalah Minyak Sawit (CPO) dan Inti Sawit (Kernel) dan produk hilir karet.Sejarah Perseroan diawali dengan proses pengambilalihan perusahaan-perusahaan perkebunan milik Belanda oleh Pemerintah RI pada tahun 1958 yang dikenal sebagai proses nasionalisasi perusahaan perkebunan asing menjadi Perseroan Perkebunan Negara (PPN). Tahun 1968, PPN direstrukturisasi menjadi beberapa kesatuan Perusahaan Negara Perkebunan (PNP) yang selajutnya pada tahun 1974 bentuk badan hukumnya diubah menjadi PT Perkebunan (Persero). Guna meningkatkan efisiensi dan efektifitas kegitan usaha perusahaan BUMN, Pemerintah merestrukturisasi BUMN subsektor perkebunan dengan melakukan penggabungan usaha berdasarkan wilayah eksploitasi dan perampingan struktur organisasi. Diawali dengan langkah penggabungan manajemen pada tahun 1994, 3 (tiga) BUMN Perkebunan yang terdiri dari PT Perkebunan III (Persero), PT Perkebunan IV (Persero) , PT Perkebunan V (Persero) disatukan pengelolaannya ke dalam manajemen PT Perkebunan Nusantara III (Persero). Selanjutnya melalui Peraturan Pemerintah No. 8 Tahun 1996 tanggal 14 Pebruari 1996, ketiga perseroan tersebut digabung dan diberi nama PT Perkebunan Nusantara III (Persero) yang berkedudukan di Medan, Sumatera Utara. PT Perkebunan Nusantara III (Persero) didirikan dengan Akte Notaris Harun Kamil, SH, No. 36 tanggal 11 Maret 1996 dan telah disahkan Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C2-8331.HT.01.01.TH.96 tanggal 8 Agustus 1996 yang dimuat di dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 81 Tahun 1996 Tambahan Berita Negara No. 8674 Tahun 1996. Pada tahun 2011 beberapa peristiwa dan capaian penting yang dialami, antara lain : Pada tanggal 16 Desember 2011 bertempat di Mason Pine Hotel, Kota Parahiyangan Baru, Padalarang, dilaksanakan Anugerah BUMN Perkebunan Award 2011. Pada acara ini PTPN III memperoleh 11 penghargaan, dengan kategori sebagai berikut :
Pada tanggal 14 Desember 2011 bertempat di Ballroom Hotel Four Season, Jakarta, Diselenggarakan acara Penobatan Tokoh Finansial 2009. Pada acara ini diselenggarakan juga pemberian penghargaan BUMN Terbaik 2011 Versi Majalah Investor. PTPN III memperoleh penghargaan ‘BUMN Terbaik 2011 Bidang Non Keuangan Sektor Perkebunan dan Kehutanan’. Penghargaan ini diberikan berdasarkan laporan keuangan Desember 2010. Pada tanggal 27 November 2011, PT. Perkebunan Nusantara III menerima sertifikat OHSAS 18001:2007 dari Badan Sertifikasi PT. Sucofindo Jakarta untuk Kantor Direksi PT. Perkebunan Nusantara III. OHSAS 18001 adalah suatu standar internasional untuk Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Sertifikat yang diterima PT. Perkebunan Nusantara III berlaku selama 3 tahun sampai dengan bulan November 2014. Pada tanggal 23 November 2011 di Hotel Mulia, Jakarta, PTPN III (Persero) kembali mengikuti ajang penghargaan Indonesian Quality Award dan memperoleh skor 588 (berada pada bench Emerging Industry Leader). Perolehan ini mengalami peningkatan dari tahun 2010 dimana PTPN III memperoleh skor 555 (Good Performance). Penghargaan ini diserahkan oleh Bapak Mahmuddin Yasin, mewakili Menteri BUMN, dan diterima oleh Ir. Marisi Butar-Butar, mewakili Direksi. Pada bulan November 2011, PTPN III mengikuti Roundtable 9 (R9) yang diadakan di Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia. Pertemuan tersebut merupakan pertemuan terbesar mengenai kelapa sawit lestari (Sustainable Palm Oil). PTPN III telah berkomitmen untuk melaksanakan prinsip dan kriteria RSPO untuk produksi kelapa sawit yang berkelanjutan. Saat ini PTPN III telah menerapkan Prinsip dan Kriteria RSPO pada sebagian besar Kebun/Unit dan rencananya pada tahun 2012 seluruh kebun/unit telah menerapkan Prinsip dan Kriteria RSPO. Pada tanggal 31 Mei 2011 PT. Perkebunan Nusantara III menerima Sertifikat Bendera Emas dari badan sertifikasi PT. Sucofindo, Jakarta untuk Kantor Direksi serta 19 kebun dan unit PT. Perkebunan Nusantara III, yaitu : PKS Aek Torop, Kebun Batang Toru, Kebun Dusun Hulu, Kebun Labuhan Haji, PKS Torgamba, RS. Aek Nabara Selatan, Kebun Gunung Para, RS. Sei Dadap, RS. Sri Torgamba, Kebun Merbau Selatan, Kebun Bangun, Kebun Aek Nabara Selatan, Kebun Gunung Monaco, Kebun Aek Torop, Kebun Huta Padang, Kebun Hapesong, Kebun Bukit Tujuh, Kebun Ambalutu, Kebun Bandar Selamat serta Kantor Direksi. Pada tanggal 31 Mei 2011 PT. Perkebunan Nusantara III menerima Sertifikat Bendera Kecelakaan Nihil (Zero Accident Award) untuk 8 (delapan) Kebun dan Unit PTPN III. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Drs. H.A. Muhaimin Iskandar, MSi di Jakarta. Adapun 8 (delapan) unit penerima penghargaan tersebut sebagai berikut adalah : Kebun Tanah Raja, Kebun Gunung Pamela, Kebun Rambutan, Kebun Gunung Para, Kebun Sarang Giting, PKS Rambutan, Kebun Gunung Monaco, PKS Sei Meranti. Pada tahun 2010 beberapa peristiwa dan capaian penting yang dialami, antara lain : Pada tanggal 15 - 16 Desember 2010 di Hotel Labersa Pekanbaru, Riau, Menteri BUMN menyerahkan langsung penghargaan Karet Nusantara Award (KNA) dan Sawit Nusantara Award (SNA) kepada PTPN III (Persero) yang memperoleh 15 penghargaan dari 12 kategori yang diperlombakan. Karet Nusantara Award (KNA)
Sawit Nusantara Award (SNA)
Pada tanggal 10 Desember 2010 di Lembaga Pendidikan Perkebunan, Jogjakarta, PTPN III (Persero) menerima penghargaan berupa piagam dan plakat untuk kategori pembangunan kawasan industri hilir yang berada di Kebun Sei Mangkei. Pada tanggal 26 November 2010 di Impor Yunior Ballroom, Marina Bay Sands, Singapura, PTPN III kembali menerima 4 (empat) penghargaaan Anugerah Business Review untuk kategori sebagai berikut :
Pada tanggal 24 November 2010 di Hotel Mulia, Jakarta, PTPN III (Persero) kembali mengikuti ajang penghargaan Indonesia Quality Award dan memperoleh skor 555 (berada pada bench Good Performance, dengan score of range berkisar antara 475 - 575). Perolehan ini mengalami peningkatan dari tahun 2009 sebesar 22 poin. Di bulan Agustus 2010, PTPN III menerima sertifikat RSPO unit pengelolaan kelapa sawit di Sei Mangkei, dengan rantai pasok dari Kebun Rambutan, Kebun Dusun Ulu, Kebun Bangun, Kebun Gunung Pamela dan Kebun Gunung Para dari TUV Rheinland, Malaysia Sdn.Bhd yang penyerahannya disaksikan oleh Dr. Mustafa Abubakar, Menteri BUMN RI di Jakarta. Pada tanggal 24 Mei 2010, PTPN III kembali menerima 19 Penghargaan Bendera Emas dan 6 Penghargaan Zero Accident yang diserahkan langsung oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI. Pada tahun 2009 beberapa peristiwa dan capaian penting yang dialami, antara lain : Pada tanggal 16 Desember 2009 di Surabaya, Jawa Timur PTPN III (Persero) mendapatkan 5 (lima) buah penghargaan Karet Nusantara Award dari Kementerian Negara BUMN RI dari kategori sebagai berikut :
Pada tanggal 10 Desember 2009 di Jogjakarta PTPN III (Persero) menerima Penghargaan berupa plakat perkebunan peduli lingkungan untuk kebun Sei Daun yang berhasil memanfaatkan sisa olahan minyak sawit tandan kosong menjadi pupuk kompos dan membuat program Clean Development Mechanism (CDM) bersertifikasi ISO 14000 yang diserahkan oleh Direktorat Jenderal Perkebunan RI. Pada tanggal 26 November 2009 PTPN III (Persero) memperoleh empat kategori penghargaan dari Anugerah Business Review yang dikelola oleh Majalah Business Review diantaranya yaitu : Ir. H. Amri Siregar selaku Direktur Utama PTPN III (Persero) memperoleh Anugerah The Best CEO Innovation Management, Kategori Keuangan Terbaik kedua, Anugerah Korporasi Non Tbk. (Non Listed) Terbaik kedua dan Kategori SDM Terbaik kelima. Pada tanggal 25 Nopember 2009, di Jakarta tepatnya di Grand Hyatt Hotel, PTPN III memperoleh penghargaan Good Performance and Big Company Category dari Indonesia Quality Award yang diserahkan oleh menteri Negara BUMN, Mustafa Abu Bakar. Pada tahun 2008 beberapa peristiwa dan capaian penting yang dialami, antara lain : Pada tanggal 4 Desember 2008 di Jakarta, PT Perkebunan Nusantara III (Persero) meraih Platinum Achievement Award dari IQA dengan skor 503 berada pada level Early Result dan Early Improvement dengan masa berlaku setahun. Karet Nusantara Award 2008 adalah penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Negara BUMN kepada BUMN Perkebunan atas reputasinya sebagai penghasil karet yang paling produktif. Atas nama pemegang saham, penghargaan ini diberikan oleh Menteri Negara BUMN di Hotel Semarang Convention pada tanggal 20-21 Nopember 2008. Disamping memotivasi seluruh elemen dari industri karet milik negara, penghargaan ini juga menunjukkan apresiasi bagi pencapaian kinerja dan produktivitas para manajer pabrik dan kebun. Di antara BUMN Perkebunan lainnya sejauh ini, PTPN III (Persero) mempunyai kinerja terbaik. Unit-unit dari PTPN III (Persero) yang menerima penghargaan tersebut adalah:
pada tanggal 29 Agustus 2008 PT Perkebunan Nusantara III (Persero) PTPN III mendaftarkan 2 inovasi ke Direktorat Jenderal HAKI Departemen Hukum dan HAM, yaitu Kunci Gembok (Nomor Registrasi A 00200802611) dan Pengukur Lilit Batang (Nomor Registrasi A 00200802612). Adapun desain rancangan inovasi tersebut adalah sebagai berikut : ![]() Sebagai bentuk apresiasi dari Kementerian Negara BUMN bagi Kebun dan Unit yang mengelola bisnis komoditi kelapa sawit dalam meningkatkan kinerjanya di lingkup BUMN Perkebunan diselenggarakan acara penganugerahan Sawit Nusantara Award. Untuk tahun 2008 dipercayakan kepada PTPN VI sebagai penyelenggara acara yang dilaksanakan pada tanggal 17 dan 18 Juli 2008 di Pengeran Beach Hotel, Padang, dirangkaikan dengan "Rapat Kerja dan Workshop Manajer Kebun dan Pabrik Kelapa Sawit Lingkup BUMN Perkebunan" Penganugerahan SNA 2008 yang diikuti oleh PTPN I, II, III, IV, V, V, VI, VII, VII, VIII, XII, XIII, XIV dan Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) di dominasi oleh PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) dari 15 (lima belas) kategori (15 award) yang diperlombakan memperoleh 7 (tujuh) award antara lain :
Dari anugerah yang diperoleh memberikan motivasi PTPN III untuk mempertahankan dan bahkan meningkatkan kinerjanya. Penghargaan Bendera Emas SMK3 tahun 2008 untuk 19 kebun/unit serta Sertifikasi Penghargaan dari Pemerintah RI atas komitmen terhadap penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) secara berkesinambungan yang diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesian di Istana Negara. Pada tahun 2007 beberapa peristiwa dan capaian penting yang dialami, antara lain : Pada tanggal 23 Mei 2007 bertempat di Hotel Aston Palembang, Kementerian Negara BUMN menyerahkan Karet Nusantara Award 2007 kepada beberapa kebun/unit yang ada di BUMN Perkebunan. Motivasi dari Kementerian Negara BUMN sebagai pemegang saham dalam acara tersebut, perlunya memberikan dorongan kepada seluruh elemen perkaretan BUMN Perkebunan dengan memberikan penghargaan terhadap kinerja yang telah dilakukan para manajer kebun dan pabrik khususnya pada tahun 2006 atas pencapaian kinerja dan produktivitas. Adapun kebun dan unit PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) yang memperoleh apresiasi sebagai yang terbaik adalah sebagai berikut :
Dari hasil apresiasi tersebut, dapat diketahui bahwa semua kategori didominasi oleh unit kerja PTPN III, hal ini menggambarkan bahwa PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) masih yang terbaik diantara seluruh BUMN Perkebunan. Pada hari Kamis, tanggal 6 Desember 2007 bertempat di Hotel Borobudur Jakarta, PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) memperoleh penghargaan Indonesia Quality Award Tahun 2007. Penganugerahan diberikan oleh Menteri Negara BUMN yang diwakili oleh Sekretaris Kementrian Negara BUMN Bapak Muhammad Said Didu kepada Bapak Ir. H. Amri Siregar selaku Direktur Utama PT. Perkebunan Nusantara III (Persero). Untuk tahun 2007 terjadi peningkatan skor Balridge PTPN III dari tahun 2006 dengan skor 467 menjadi 479 dan meraih predikat "Good Performance". Peningkatan tersebut tentunya menaikkan nilai dan image perusahaan yang pada gilirannya akan memberikan kontribusi dalam terwujudnya PTPN III menjadi perusahaan kelas dunia pada tahun 2010. Pada tanggal 30 Januari 2008, bertempat di Hotel Santika Jakarta, lembaga konsultan PORQUISTA bekerja sama dengan AMRI (Association Management Representative Indonesia) mengadakan pemilihan Management Representative (MR) terbaik pada perusahaan yang telah mendapatkan sertifikasi International Standard Organization (ISO) Sistem Manajemen Mutu. Penyelenggaraan program Management Representative Award adalah sebagai stimulus perusahaan yang sudah disertifikasi ISO 9001 : 2000 untuk tetap memelihara dan memotivasi perusahaan agar selalu melakukan perbaikan berkelanjutan terhadap komitmennya menerapkan Sistem Managemen Mutu melalui kompetisi Management Representative. MR Award juga dimaksudkan untuk memberikan apresiasi kepada para wakil manajemen (MR) di setiap perusahaan untuk tetap termotivasi dan sebagai change agent dalam menerapkan sistem di perusahaannya. Diantara 60 perusahaan yang telah terdaftar dan mengikuti QMR Award terpilih 3 (tiga) nominasi perusahaan yang berhak menerima penghargaan QMR Award 2007, yang salah satu nominatornya adalah PT. Perkebunan Nusantara III (Persero). Pada acara tersebut yang menerima penghargaan mewakili Direksi PT. Perkebunan Nusantara III (Persero), H. Hartono,BSc yang merupakan Kepala Bagian Program Transformasi Bisnis dan Anak Perusahaan selaku Corporate Management Representative (CMR). Penyerahan Award diserahkan langsung oleh President Director PORQISTA, Drs.Willy Susilo, MBA. Dengan perolehan apresiasi Award tersebut mencerminkan komitmen perusahaan yang tinggi untuk selalu menerapkan sistem manajemen mutu sebagai salah satu langkah dalam mendukung peningkatan kinerja perusahaan. Pada tanggal 28 Februari 2008, bertempat di Hotel Sangrila, Jakarta, PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) meraih penghargaan bergengsi "Human Resources (HR) Excellence Award 2007". Penghargaan tersebut diterima oleh Direktur SDM PT. Perkebunan Nusantara III (Persero), H. Rahmat Prawirakesumah, SE, MM. Acara yang diselenggarakan oleh majalah bisnis SWA bekerja sama dengan Human Resources Indonesia dan Lembaga Management Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LM-FE- UI) menilai PTPN III berhak memperoleh skor 4,94 untuk kategori Performance Management dan skor 4,87 untuk kategori Training Development. Dalam even yang kedua kali ini diikuti oleh lebih kurang 300 perusahaan yang berpartisipasi, dan akhirnya setelah melalui proses penyaringan terpilih 29 perusahaan sebagai nominasi. Penyelenggaraan pemberian Award ini dilatarbelakangi oleh karena semakin banyaknya perusahaan yang menyadari pentingnya peran SDM dalam kemajuan perusahaan. SDM yang dulu hanya dilihat sebagai alat untuk mencapai tujuan perusahaan, kini dianggap sebagai aset yang sangat signifikan dan elemen penentu keunggulan daya saing perusahaan. Sedangkan penghargaan HR Excellence bertujuan untuk mengetahui penerapan manajemen SDM yang baik di sebuah perusahaan dengan topik yang meliputi human resources sebagai bagian dari mitra strategis, administration expert, employee champion dan agent of change. Dengan perolehan award ini, PTPN III sebagai best practice yang dapat menjadi acuan bagi perusahaan lainnya, suatu predikat dan pengakuan yang membanggakan serta terciptanya image positif bagi perusahaan. ![]() Sepanjang tahun 2004, PTPN III telah melaksanakan perubahan mendasar dan menyeluruh untuk mendukung tercapainya visi yang telah ditetapkan. Perubahan ini tak lepas dari keinginan Perseroan untuk terus berkembang. Pada tahun 2006 beberapa peristiwa dan capaian penting yang dialami, antara lain : Bertempat di Flores Ballroom, Hotel Borobudur, Jakarta pada hari Jum'at, 25 Agustus 2006 dilaksanakan acara dengan agenda "BUMN dan CEO Award" yang dimaksudkan untuk menemukan champion dibidang kategori tertentu dengan mendapatkan Award bergengsi dari Kementrian Negara BUMN. Proses penilaian dan penentuan pemenang dilakukan secara fair, objektif dan independen. Untuk masing-masing bidang penilaian dilakukan oleh tim penilai dari institusi yang sesuai dengan kompetensi dan bidang keahlian masing-masing. Tim Penilai tersebut antara lain :Stern Steward & Co. (Penemu Konsep Economic Value Added-EVA), Leadership Inc., Business Review, MarkPlus & Co., SAI Global, Oracle Indonesia, ASINDO dan Institut Pengembangan Komisaris dan Direktur berbasis GCG (IICD). Pada acara bergengsi itu Menteri Negara BUMN, Ir. Sugiharto menyerahkan penghargaan kepada Direktur Utama PTPN III, Drs. H. Akmaluddin Hasibuan untuk Peringkat Terbaik II Kategori GCG, Peringkat Terbaik III Kategori Human Resources 2006 dan Peringkat III Per Sektor BUMN Agro Industri. Pada tanggal 22 Nopember 2006 di Jakarta, dilaksanakan penganugerahan penghargaan kinerja ekselen IQA for BUMN 2006 yang disampaikan oleh Menteri Negara BUMN, Ir. Sugiharto kepada beberapa BUMN, diantaranya yang diterima langsung oleh Dr. Ir. H. Chairul Muluk. Penghargaan tersebut diperoleh setelah melalui serangkaian proses penilaian, PTPN III memperoleh Rangking II sebagai perusahaan "Excellence In Performance Growth" dengan total nilai 467 yang merupakan akumulasi skor dari kriteria leadership (70), strategic planning (43), costumer and market focus (38), measurement, analysis and knowlegde management (38), human resources focus (41), process management (45) dan result (192). Target skor Balridge PTPN III tahun 2006 sebesar 350 point yang dituangkan dalam Key Performance Indicator (KPI) dapat terlampaui. Pada tahun 2007 PTPN III menargetkan perolehan angka 500 pint yang akan mengalami peningkatan secara kontinyu dari tahun ke tahun sehingga impian PTPN III menjadi perusahaan kelas dunia dapat tercapai. Pada hari Selasa, tanggal 12 Desember 2006 bertempat di Ballroom A Hotel Shangrila Jakarta telah dilaksanakan peluncuran dan bedah buku “The Spirit of Change, Dinamika Perubahan PT. Perkebunan Nusantara III (Persero)”. Buku ini ditulis oleh Budi W. Soetjipto, Ph.D. dan Firmanzah, ph.D., dari Lembaga Manajemen Universitas Indonesia. Dalam acara bedah buku tersebut tampil sebagai pembicara selain dari kedua penulis adalah Drs. Akmaluddin Hasibuan, Dirut PTPN III dan Aries Muftie, SE, SH, MH, staf khusus Menteri Negara BUMN. Kehadiran buku The Spirit Of Change ini selain sebagai simbol kemajuan yang telah dicapai, namun tetap pula secara objektif menyertakan berbagai hal yang menjadi kendala betapa sulitnya perubahan itu dilakukan. Buku ini dipaparkan juga faktor-faktor penentu perubahan (baik internal maupun eksternal) memberi andil dalam proses perubahan itu sendiri. Budi W. Soetjipto, Ph.D. mengatakan perubahan yang terjadi di PTPN III merupakan wujud dari keinginan tidak sekedar bertahan di era globalisasi, namun lebih jauh dari itu perubahan yang telah dimulai top level manajemen (kalangan Direksi) yang akhirnya disepakati oleh seluruh karyawan PTPN III adalah refleksi dari niatan mereka yang sungguh-sungguh dalam hal memperbaharui citra BUMN Perkebunan. Pada tanggal 28 Desember 2006 bertempat di Kantor Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jakarta, dilangsungkan acara penganugerahan LKS Bipartit Award 2006 kepada perusahaan yang menjuarai di masing-masing Propinsi. Dalam acara tersebut Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Ir. Erman Suparno menyerahkan LKS Bipartit Award 2006 unutk tingkat Propinsi Sumatera Utara kepada H. Irwan Juned, SH, MHum, Direktur SDM/Umum PTPN III. Perolehan Award tersebut merupakan perjalanan panjang tim peserta PTPN III yang dimulai dari juara di tingkat Kabupaten dalam hal ini Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) dan selanjutnya memperoleh juara I (pertama) di tingkat Propinsi Sumatera Utara. Pada tanggal 15 Desember 2006 bertempat di Aula Kantor Direksi PTPN III Medan dilangsungkan penyerahan Buku Job Competency Profile oleh Direktur Utama PTPN III, Drs. H. Akmaluddin Hasibuan kepada level manajemen setingkat di bawah direksi dan selanjutnya didistribusikan kepada seluruh karyawan pimpinan. Hal tersebut merupakan tindak lanjut dari komitmen perusahaan dalam pelaksanaan program Competency Based Human Resourse Management (CBHRM) yang artinya semua aktivitas manajemen SDM berorientasi pada pengembangan dan pemanfaatan kompetensi karyawan. Perubahan lingkungan dan atmosfer yang cepat harus dapat segera direspon dengan cepat pula oleh perusahaan, maka untuk menghadapinya organisasi perusahaan harus mampu menyiapkan SDM yang memiliki kompetensi dibidangnya dan berwawasan global dengan pengembangannya secara seimbang antara dimensi mental, sosial spiritual dan dimensi fisik sehingga mampu menciptakan kekuatan sinergis. Pada tahun 2005 beberapa peristiwa dan capaian penting yang dialami, antara lain : Pada tanggal 26 Agustus 2005, Menteri BUMN Sugiharto menyerahkan penghargaan kepada Direktur Utama PTPN III Drs. H. Akmaluddin Hasibuan sebagai CEO BUMN terbaik II 2005. Pada saat yang sama PTPN III juga memperoleh 2 (dua) penghargaan lainnya yaitu Terbaik I BUMN untuk bidang usaha agro industri dan Terbaik II untuk kategori BUMN. Penilaian kegiatan BUMN dan CEO BUMN Award tahun 2005 dilakukan oleh Tim Penilai yang berasal dari institusi seperti Leadership Inc., SAI Global, Dunamis, Mark Plus & Co., Learnit dan Oracle Indonesia. Masing-masing anggota Tim Penilai, saling memberikan masukan daftar pertanyaan yang dijawab oleh peserta BUMN dan CEO BUMN Award 2005 serta melalui seleksi yang cukup ketat dan sangat rumit dengan kriteria penilaian Financial Performance, Good Corporate Governance, Functional Performance, Operational Performance dan Stakeholder Benefit Pada tanggal 13 Juli 2005,bertempat di Hotel Mulia Senayan, Jakarta telah dilaksanakan peluncuran buku Beyond Book Value : Lesson Learned From PTPN III in Creating Value. Buku ini ditulis masing-masing oleh Goei Siauw Hong (konsultan keuangan perusahaan dan Managing Director dari GSH Consulting), John R. Alwi (Vice President Consulting dari AAJ Associate RSM International) dan K. Rajendran (Technical Advisor and Principal Consultant untuk Organization and People Consulting Group AAJ Associate RSM International). Berdasarkan data serta temuan di lapangan, para penulis mengungkapkan bahwa sejak Program Transformasi Bisnis diluncurkan pada tahun 2003, Economic Value Added (EVA) dari PTPN III telah memasuki wilayah positif dan bergerak keatas. Target-target dari Program Transformasi Bisnis tercapai lebih cepat dari yang dicanangkan. PTPN III yang menjadi pokok bahasan dalam buku "Beyond Book Value : Lesson Learned From PTPN III in Creating Value" selama dua tahun terakhir ini telah melakukan langkah-langkah sebagai berikut : • Membangun Team Work dan Integritas melalui sistem kerja yang di landasi dengan values/tata nilai organisasi yang di sepakati bersama. • Membangun kepercayaan bawahan dengan memelihara komitmen dan konsistensi dari pelaksanaan yang telah dibangun. • Meningkatkan kompetensi personil melalui suatu system pelatihan yang selaras dengan kompetensi dari posisi masing-masing sesuai dengan yang diharapkan. • Membangun suatu iklim kerja yang sehat melalui pembinaan konsisi internal dan lingkungan usaha. • Membangun suatu system informasi manajemen yang efektif dan efesien. Pada tanggal 7 Pebruari 2005, Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional di peringati di Medan dalam upacara bendera yang di pusatkan di Kompleks Kantor Direksi PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) Jl. Sei Batanghari nomor 2, Medan. Bulan K3 Nasional Tahun 2005 ini bertemakan “ Pelaksanaan K3 melalui pemantapan Sistem Manajemen K3 dalam rangka menggairahkan investasi”. Dalam hubungannya dengan program Pemerintah menarik Investor maka penerapan SMK3 di setiap Perusahaan dan tempat kerja merupakan saran efektif untuk meningkatkan kinerja K3. Upacara Nasional yang berlangsung hikmat tersebut diwarnai dengan pemberian penghargaan kepada PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) Medan dan PT. Coca Cola Botling Indonesia sebagai perusahaan yang memiliki kepedulian terhadap penerapan K3. Beberapa peristiwa dan capaian penting pada tahun 2004 antara lain : Pada tanggal 23 Maret 2004, bertempat di Grand Melia Hotel Jakarta, PT. Perkebunan Nusantara III telah meluncurkan logo baru. Logo ini dimaksudkan agar PT. Perkebunan Nusantara III siap menghadapi perubahan dan tantangan dunia bisnis yang kompetitif. Pada tanggal 23 Maret 2004, PT Perkebunan Nusantara III (Persero) telah mendapat pengakuan atau rekomendasi dari Badan Sertifikasi PT. TUV International Indonesia yang berafiliasi dengan perusahaan Jerman, Rheinland Berlin Brandenburg untuk pelaksanaan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 versi 2000 dan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001. Drs. H. Akmaluddin Hasibuan, Direktur Utama PT. Perkebunan Nusantara III terpilih sebagai Chief Executive Officer (CEO) BUMN dalam kategori Good Corporate Governance (GCG) yang berhak meraih penghargaan CEO BUMN Award 2004. Penghargaan bergengsi dari Kantor Kementerian BUMN itu dianugerahkan pada pembukaan Indonesia BUMN Expo 2004 di Jakarta Convention Center, pada Rabu 28 Juli 2004. Penghargaan ini diraih setelah menyisihkan lima nominator lainnya dari 162 Direktur Utama BUMN di seluruh Indonesia. Direktur Utama PTPN III memiliki karya terbaik dalam melaksanakan tata kelola perusahaan bagi perkembangan perusahaan. Selain penghargaan CEO dibidang implementasi Good Corporate Governance (GCG), Direktur Utama PT. Perkebunan Nusantara III juga masuk pada nominasi CEO BUMN of The Year 2004 dan Nominasi Turn Around Management. Dalam upayanya menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (GCG), PT. Perkebunan Nusantara III telah menggandeng pihak konsultan independen Sofyan Djalil & Partners untuk melaksanakan assessment. Assessment ini bertujuan melihat sejauh mana praktik Good Corporate Governance. Lewat assessment, Perseroan akan mendapat rekomendasi yang menyeluruh sehingga rencana peninjauan dan penyusunan action plan penerapan GCG di perusahaan akan lebih terarah dan sistematis. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Kantor Pusat : Jl. Sei Batanghari No. 2 Medan 20122 Indonesia - Telephone (+62-61) 8452244, 8453100 Fax. (+62-61) 8455177, 8454728 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||